Mengenang 40 Hari Wafatnya Abuya KH. Muhammad Thoifur Mawardi

Pondok Pesantren Kumpeh Daaru Attauhid menggelar acara haul 40 hari mengenang wafatnya ulama kharismatik, Abuya KH. Muhammad Thoifur Mawardi pada Sabtu 27 September 2025
Kegiatan ini dihadiri oleh keluarga besar pesantren, dewan asatidz, santri, serta masyarakat sekitar yang turut larut dalam suasana penuh kekhusyukan. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan manaqib Abuya oleh Abah Guru Kh. Sholahuddin Syargawi yang merupakan murid almarhum, dilanjutkan dengan pembacaan Yasin, tahlil, serta doa bersama.
Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa cinta dan penghormatan atas jasa-jasa Abuya KH. Muhammad Thoifur Mawardi dalam perjuangan dakwah, pengajaran, serta keteladanan akhlak yang beliau tinggalkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri dan jamaah semakin meneladani nilai-nilai yang telah diwariskan beliau.
“Nasihat Abuya Thoifur kepada murid-muridnya berpusat pada pentingnya istiqamah dalam ibadah dan amal, menjaga hubungan hati dengan guru sebagai jalan mendapatkan berkah dan menjaga sanad keilmuan, tidak menjelek-jelekkan orang lain, dan memuliakan Rasulullah dengan meneladani sunnahnya secara lahir dan batin, serta menjaga diri dan keluarga dari api neraka melalui ketaatan kepada Allah SWT. ”
Nasihat ini menjadi pengingat sekaligus pegangan bagi seluruh keluarga besar pesantren agar tetap istiqamah di jalan dakwah, menebarkan ilmu, dan menjaga akhlak mulia sebagaimana diwariskan oleh para nabi & para ulama.
Sebagai penutup, seluruh jamaah memanjatkan doa bersama:
"Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu, Allahumma ajirna wa ahlahu fî mushîbatihî wa akhlif lanâ khairan minhâ. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kesalahan beliau, melapangkan kuburnya, meninggikan derajatnya di sisi-Nya, serta memberikan kesabaran dan keikhlasan kepada keluarga yang ditinggalkan."
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan maghfirah-Nya kepada almarhum Abuya KH. Muhammad Thoifur Mawardi, serta meneguhkan kita semua untuk meneruskan perjuangan beliau dalam menegakkan syiar Islam.